Profil

LATAR BELAKANG

Amalan infak merupakan perintah yang frekuensinya sangat sering disebutkan di dalam Alqur’an dan hadist sehingga kedudukannya hampir setara dengan perintah sholat. Perbedaan antara infak dan zakat adalah pada nishobnya. Pada zakat terdapat ketentuan nishob, sedangkan pada infak tidak terdapat ketentuan nishob. Infak ditujukan khusus untuk kemajuan dan tegaknya Dinul Islam di muka bumi. Siroh Nabi menunjukkan bagaimana seriusnya Rosululloh menegakkan infak dalam kehidupan beliau dan para sahabat.

Pada umumnya banyak dijumpai optimalisasi pengelolaan dana infak yang belum maksimal dan belum adanya pelaporan yang jelas dan transparan antara penyandang dana dan penerima dana meskipun sebenarnya dana infak itu termanfaatkan. Bahkan di banyak tempat terjadi penumpukan dana infak akibat pengelolaan yang kurang maksimal. Dengan alasan tersebut Rumah Donasi BIAS atau lebih dikenal dengan sebutan ROD@ BIAS didirikan.

Landasan Quran dan Hadits

Ayat Al Quran yang mendasari betapa seriusnya perintah infak  yang ditujukan untuk  kemajuan Islam,antara lain:

Dan infakkanlah harta bendamu di jalan Alloh, janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang  yang  berbuat baik” (QS. Al-Baqarah : 195)

Ayat Al Quran yang merupakan perintah agar berinfak dengan harta yang terbaik, bukan sesuatu yang  kita sendiri tak membutuhkannya (sisa), antara lain:

Hai orang-orang yang beriman nafkahkanlah (di jalan Alloh) sebagian dari hasil usaha kalian yang baik-baik dan sebagian dari  apa yang keluarkan dari bumi untuk kalian, dan janganlah kalian memilih yang buruk-buruk lalu kalian nafkahkan dari padanya, padahal kalian sendiri tidak mau mengambilnya kecuali dengan memicing mata terhadapnya. Ketahuilah bahwa Alloh Maha  Kaya, Maha Terpuji” (QS. Al- Baqarah: 267)

Di dalam Siroh Sahabat pengejawantahan perintah infak tersebut tergambar dalam kehidupan para sahabat:

  1. Sahabat Ustman bin Afan berinfak sebesar 30% dari hartanya untuk mendukung Perang Tabuk.
  2. Abu Bakar menginfakkan seluruh hartanya saat Rosululloh mengajak hijrah ke Madinah.
  3. Abdurahman bin Auf berinfak sebesar 40ribu dinar (Rp.80.miliar), beliau pun pernah menghibahkan seluruh harta perdagangannya (termasuk emas dan perak) yang diangkut oleh 700 ekor unta untuk  fakir miskin di kota Madinah.
  4. Yang sangat umum adalah para sahabat berinfak sebesar 1mud (6ons) emas.

VISI DAN MISI

VISI

  1. Memajukan Islam dengan landasan yang jelas dan benar, yaitu berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunah.
  2. Meningkatkan kualitas keberagaman masyarakat.
  3. Menegakan aqidah dengan membersihkan penyakit Tahayul, Bid’ah dan syirik dalam masyarakat.

MISI

  1. Memajukan dan menegakkan agama Islam
  2. Menggali potensi infak umat Islam
  3. Mengelola infak secara amanah dan profesional
  4. Menyalurkan dana infak secara cermat, tepat, dan akurat

PROGRAM RODA

  1. Mediasi Donasi Terprogram
  • Maisah para da’i
  • Rumah tahfidz
  • Rumah ilmu
  • Beasiswa yang mencetak para da’i, ustadz/ah
  1. Mediasi Donasi Khusus

Adalah sesuai amanah pemberi dana, sebagaimana sudah berjalan:

  • Amanah dari seorang jamaah yang menginfakkan dana sebesar Rp. 600.000.000 dialokasikan untuk beasiswa 4orang santri untuk nantinya memperkuat SDM di pondokpesantren Darul Hikmah di Rejondani Yogya
  • Amanah ntuk membiayai umroh 4 orang ustadz/ah
  • Amanah santunan kepada dhuafa
  1. Program Gerakan Mukena Bersih
  2. NOMOR KONTAK DAN ALAMAT KANTOR

Salurkan donasi ke ROD@ BIAS ke      :

No. Rek. Mandiri 137.00.1191970.7 a/n Ulaya Ahdiani/Yunita Anggarini

Atau

CP 0812.2777.2772 (Bu Dewi)